We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Phone Call | Kokushibou x Muzan

Phone Call | Kokushibou x Muzan

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Nov 1, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Di rumah barunya, Michikatsu menemukan telepon kuning usang yang seharusnya sudah mati. Tapi setiap malam, deringnya memanggil Michikatsu untuk menangkatnya. Suara di seberang sana adalah pria muda yang seumuran dengannya, namun dari tahun yang berbeda. Sejak malam itu, waktu tak pernah berjalan lurus lagi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Duke's Red String (END)
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • Sakura Anak Nolep
  • Bottom Dazai Weekend 2022 ✔
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • Terobsesi Dengan Tuan Muda Ketiga
  • 𝅄 ۫ ׅ- ¡! 𝐂𝞄ׂ𝘁𝝴ׂ 𝐏𝗿ׅ𝝴ׂ���𝘁𝘁𝘆 𝐁𖦹𝘆?! 🎀💫
  • Kota Mati [TNF/TNMC FANFICTION]
  • Sin of The Villainess
  • The Mad Marchioness of Obsidia

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines