Penyucian Jiwa

Penyucian Jiwa

  • WpView
    Reads 654
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Dec 8, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Social Themes
Peringatan: Cerita ini mengandung tema manipulasi sosial, kekerasan simbolik, dan praktik ritual yang dapat dianggap mengandung unsur seksual. Tidak ada adegan eksplisit, tetapi pembaca disarankan untuk bijak membaca. Saat liburan semester, Kayla mengunjungi rumah neneknya di sebuah desa terpencil. Namun, kedatangannya bukan sekadar untuk berlibur. Ia diminta menjalani sebuah ritual misterius bernama Penyucian Jiwa, sebuah tradisi yang dijaga dengan sangat ketat oleh masyarakat desa. Kayla merasa ada sesuatu yang aneh di balik ritual itu, tapi rasa takut membuatnya memilih diam. Hingga perlahan, rasa penasaran berubah menjadi kegelisahan saat ia mulai menyadari bahwa tidak semua yang disebut "penyucian" benar-benar suci.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Obsession
  • Respice Me
  • who i am?
  • Lyorend   [ ON GOING ]
  • SHEA SANG FIGURAN
  • REYGAN GHAZI AFKARA
  • Rembung Sengkolo
  • 505
  • The Invisible Chain
  • The Rules!

Semua berawal dari kesepakatan Jonas menjadikan kakaknya taruhan untuk seorang Arsenio D'arcy, mantan pembalap MotoGP yang ternyata punya rahasia gelap di balik nama belakangnya. Sebuah ketidaksengajaan membuat Eira terjebak ke dalam obsesi gila cowok itu! Bagi Arsen, Eira adalah cinta matinya. Namun sebaliknya, Arsen adalah cowok tergila yang pernah Eira kenal! Apa Tuhan tak cukup memberinya beban hidup? Dari sekian banyak perempuan, kenapa harus Eira yang berurusan dengan cowok sinting itu?! "Lo punya gue sekarang!" "Gak mau! Lo gak waras!" "Nurut sama gue atau ginjal adik lo gue jual!" "Gue laporin polisi biar lo dipenjara seumur hidup!" Arsen tersenyum miring. "Silahkan, tapi lo akan menyesal setelah itu..." Dan satu hal yang perlu Eira ingat, cowok itu tak pernah main-main dengan ucapannya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines