Brackish Water

Brackish Water

  • WpView
    reads 747
  • WpVote
    Stemmen 89
  • WpPart
    Delen 2
WpMetadataReadVoor volwassenenLopende1h 11m
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd maa, nov. 24, 2025
Lautan Naruto berisi hidupnya yang tenang dan tertata, sebuah ekosistem sempurna. Sampai aliran air sungai keruh milik seorang siswa problematik membuat mereka bersatu membentuk air payau. . . "Narutoku sangat tampan, kamu sangat baik." Uchiha Sasuke terus-menerus berujar. Bagi Naruto itu sangat konyol, Sasuke-lah yang sangat tampan. Dia anak yang sangat baik. "Berhentilah muncul di hadapanku dengan luka-luka seperti ini. Ini membuat dadaku sesak." kata Naruto.
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira
  • Jangan Ingkari Janji
  • JAM PASIR
  • 𝐒𝐞𝐛𝐞𝐧𝐭𝐚𝐫 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐀𝐛𝐚𝐝𝐢 | 𝐎𝐆
  • The Beautiful Spring
  • Come Back To Me !
  • 𝐒𝐞𝐭𝐞𝐠𝐮𝐡 𝐊𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐊𝐢𝐭𝐚 (C)
  • KISAH TENTANG PERJALANAN HIDUP
  • Langit Yang Tak Pernah Sama [C]

~ Fully Completed S2 ~ Rayyan Harith menyangka jalan takdirnya dan Aisyah Humaira tidak akan lagi menyatu. Namun, apabila dia sedang belajar untuk reda dengan liku suratan hidup, satu berita sekali lagi hadir dan membuatkan dia hilang arah. Jiwa terasa kembali parah. Sungguh, bukan ini pintanya walaupun dia tahu hanya ini satu-satunya jalan yang dia punya untuk memiliki kembali kebahagiannya dahulu. "Demi Allah, hati saya masih sama. Perasaan ini masih utuh dan takkan pernah berganti. Awak, ibu kepada anak-anak saya...dan saya masih berharap awak menjadi isteri dunia akhirat saya." - Rayyan Harith - "Cinta saya dah berkubur dengan segala kenangan di antara saya dan arwah suami saya. Awak mungkin bapa kepada anak saya, tetapi awak takkan mampu kembali menjadi pendamping hidup saya." - Aisyah Humaira - Dia pergi, bukan kerana mengalah. Namun, demi memberi ruang dan masa. Dia pergi, bukan bermakna hati sudah pudar rasa. Namun, demi memberi peluang wanita itu menenangkan jiwa. Biar waktu terus berputar. Biar masa berlalu pantas. Biar kenangan berganjak pergi. Andai jodoh sudah tertulis di luh mahfuz, kau dan aku... pasti dipertemukan kembali.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen