Dive Back In Time [S3] | Hiatus

Dive Back In Time [S3] | Hiatus

  • WpView
    Reads 1,600
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 6, 2025
Ali-dari masa depan-terlempar tujuh tahun ke belakang bersama Selen setelah pertarungannya dengan Cero mengacaukan dimensi IRIS. Di masa lalu, ia digelayuti mimpi tentang Rizwan-figur paman sekaligus ayah yang tegas-dingin namun penuh kasih-yang meneguhkan tekadnya memimpin, meski rasa takut gagal terus menghantui. Sementara itu, MATA masa kini memandang Ali dan Selen sebagai ancaman, dan kecurigaan memuncak saat nama Uno kembali bergaung. Demi mencegah kebangkitan Cero versi yang lebih mengerikan, Ali menawarkan kerja sama kepada Dayang, Ganz, dan Zain-sebuah perdamaian yang dibayar dengan kepercayaan. Di balik pengawasan ketat, Ali memilih menyimpan jati dirinya dari publik untuk menjaga garis masa tetap utuh sambil menyiapkan MATA untuk berperang. "Kau minta kami percaya penjenayah dari entah mana?" - Ejen Dayang "Aku tak minta percaya. Aku minta kesepakatan-sebelum Cero yang kau kenal jadi sesuatu yang lebih buruk." - Ali "Kalau kau tipu kami walau sedikit... Akan ada konsekuensinya" - Ejen Ganz
All Rights Reserved
#115
alilicia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • The King & The Doctor
  • I Want to Live [END]
  • Second
  • Given || Ju Jihoon
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines