Call of Silence

Call of Silence

  • WpView
    Reads 18,228
  • WpVote
    Votes 2,409
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2026
Ada jenis perhatian yang terasa seperti rumah, sampai kau sadar pintunya dikunci dari luar. Kisah ini mengikuti Gistara, seorang gadis yang berusaha bertahan setelah kehilangan, di tengah orang-orang yang mengaku peduli-dengan caranya masing-masing. Tidak semua yang mendekat berniat menyelamatkan. Tidak semua yang menjaga datang tanpa kepentingan. - This story contains mentions of trauma, emotional distress, and self-destructive coping behaviors. Reader discretion is advised. ©️ skyzafnia 2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Plea For Ginger
  • Lunaire ♧
  • Sonder [✓]
  • Delicate Scandal We Have
  • The Great Seducer
  • JERAT (HIATUS)
  • The Inheritance of Fire & Sins
  • Harga Sebuah Nama
  • IF I KISS YOU TOO MUCH
  • Suara di Bawah Mahkota

Dua tahun bekerja di bawah tekanan Reale, membuat Riley Jeane kebal pada setiap ejekan dan amarah pria itu. Ia diam dan menelan semua perlakuan kasar Sang Jaksa. Hingga suatu hari, Riley membalikkan keadaan dengan satu jebakan, satu malam yang justru mengubah segalanya. Lalu setelah itu Riley menghilang, meninggalkan Reale tanpa penjelasan. Beberapa waktu berlalu, Reale kembali bertemu dengannya, bukan sebagai bawahannya, tapi sebagai asisten pribadi saudaranya sendiri. Di situlah obsesi Reale dimulai. Semakin perempuan itu menjauh, semakin ia sadar, bahwa semua amarah, semua makian, bukan karena benci tapi karena ia tak pernah bisa berhenti memikirkan gadis itu. Riley boleh pergi sejauh apa pun, namun Reale bukan pria yang akan melepaskannya begitu saja. Reale akan mengambil kembali apa yang pernah menjadi miliknya, termasuk Riley Jeane.

More details
WpActionLinkContent Guidelines