THB [I] : IVAN

THB [I] : IVAN

  • WpView
    Reads 391
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 4, 2015
Tatapannya entah kenapa gue suka tatapan itu. mata hazel yang menatap tajam saat pertama gue bertemu dengannya seakan gue tenggelam di manik mata itu dan bisa - bisanya waktu seakan berhenti dengan jantung gue yang berdegup kencang ketika melihat mata itu. Semenjak insiden itu juga gue sering bertemu dengannya. gue menguntit di mana dia tinggal, di mana sekolah, apa kesukaanya, siapa teman - temanya, bagaimana keluarganya. entah kenapa gue ingin tahu semua tentang dia dan ingin mengenalnya lebih dekat. Meskipun saat kami bertatap muka dia selalu menatap gue dengan tatapan membunuh tetap saja bikin hati gue tak karuan. senang rasanya ketika gue tahu namanya. cowok yang selama ini terus muncul dipikiran gue karna tatapan matanya, cowok yang bikin jantung gue berlompat - lompat saat dekat dengannya, cowok yang motor cantiknya tergores lebar karna kebodohan gue, baru gue sadari ternyata gue jatuh cinta dengan mata itu ralat dengannya. Dia Ivandizo Athmaja. -Vania Clauddia Rubyantoro-
All Rights Reserved
#9
absturd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Moonstruck
  • KOSTAN JANUARTA
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Hi, Pak Dosen!
  • Love Letters [END]
  • My protective and perfect boyfriend
  • SWEET LOVE [ON GOING]
  • Restart In Italy

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

More details
WpActionLinkContent Guidelines