CILACAP FOR ANANTYASY

CILACAP FOR ANANTYASY

  • WpView
    LECTURAS 122
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, feb 16, 2026
seorang gadis yang memikul lukanya sejak usia dini hingga remaja. tak sedikit proses pemulihan yang terlewat, mementingkan hal lain yang ia anggap lebih pantan. gadis dengan segudang prestasi akademik maupun non akademik, serta mempunyai paras yang cantik. namanya begitu besar, ia di agung-agungkan oleh guru karena hasilnya yang tak perlu di ragukan. namun sayangnya, sempurnanya manusia, pasti menyimpan kurangnya. Cleawa Anantyasy. gading malang yang harus menerima karma dari perilaku orang tuanya di masa remajanya. ia kehilangan peran orang tua, sekaligus mendapat kecewa dari orang di sekitarnya bukan karena kesalahannya. ia menanggung karma dari apa yang tak ia perbuat. berbagai gangguan mulai muncul, bahkan hingga merembet ke orang-orang yang di kenalnya hingga mereka mengenal an sebagai gadis pembawa sial meski dengan kecerdasan yang mumpuni. namun, akan seperti apa kisah gadis malang seribu lara ini kedepannya? akankah ia bisa benar-benar bertahan dengan brisik nya keluhan pada sang maha pengasih? akankah doa-doa yang ia langit kan akan di ijabah dalam waktu yang singkat? berjuta kata mohon ia layangkan. berharap semua akan segera terselesaikan.
Todos los derechos reservados
#63
perumahan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido