Papa untuk Ben

Papa untuk Ben

  • WpView
    Reads 680
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Marriage and Divorce
Jasmine bekerja keras untuk bisa membahagiakan putra semata wayangnya, Ben. Dibantu keluarganya, Jasmine membesarkan Ben yang tumbuh tanpa figur seorang ayah. Ia tidak pernah malu dengan statusnya sebagai single parent, meskipun selama ini ia kerap dipandang sebelah mata. Hidup Jasmine berjalan normal seperti biasa, sampai suatu hari saudara kembarnya, Jati, mengalami kecelakaan. Di rumah sakit, Jasmine kembali bertemu dengan Erick. Seseorang dari masa lalu yang seharusnya sudah ia tinggalkan. Pertemuan yang awalnya tidak berarti apa-apa itu perlahan membuka kembali luka yang selama ini Jasmine simpan rapat-rapat. Dan satu pertanyaan yang tidak pernah terpikirkan oleh Erick selama bertahun-tahun akhirnya muncul: Siapa sebenarnya Ben?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • Sweetly Tied
  • Under The Authority Of Senopati
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • (Not) BELONG TO YOU
  • Círculo del Destino
  • Out of Reach (Selesai)
  • Night Calls
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • The Last Yes!

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines