I'll be your; pretty please! (END)

I'll be your; pretty please! (END)

  • WpView
    Bacaan 197,142
  • WpVote
    Undian 19,080
  • WpPart
    Bahagian 27
WpMetadataReadCerita Lengkap Rab, Apr 22, 2026
WpInfo
Fiksyen
Romantika
Kala Killian baca cerita novel, di sana selalu diceritakan si tokoh utama pria yang selalu berusaha terlihat keren dan membuat wanitanya bergantung padanya. Si tokoh utama tampan dan cerdas, dengan gadis lugu dari keluarga miskin. Tapi bagi Killian semua itu terlalu klise. Killian tidak mau kisah cintanya sama dengan novel kebanyakan. Di sini tokoh utamanya adalah dia dan Theodore-Nya, bukan si pria tampan dengan gadis cantik itu. Jadi Killian akan mengikat Theodore dengan caranya sendiri, membuat Theodore selalu merasa kalau dirinya adalah malaikat paling cantik di bumi. Theodore-Nya tidak akan punya peluang untuk berpaling pada gadis lain seumur hidupnya, tidak di kehidupan ini atau pun selanjutnya, karena tidak akan ada gadis diantara mereka, entah gadis kota ataupun gadis desa yang lugu. Karena Killian bisa menjadi segalanya untuk Theodore. (Spin off! i'll be a good mom for antagonist : di akun yang sama :p)
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Mulih (END)
  • Sweetly Tied
  • EINSTEIN [END]
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • The Last Yes!
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Círculo del Destino

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi