Hana Nadhira, seorang koki pastry di toko kue terkenal di jantung kota kecil, hidup dalam lingkar tanggung jawab yang tak pernah mudah. Ia menanggung beban ibunya yang menua dan dua anak titipan yang bukan darah dagingnya.
Bagi banyak orang, Hana adalah cahaya -lembut, hangat, dan selalu tampak tegar. Namun di balik senyumnya, ada retakan yang tak terlihat oleh siapa pun.
Wisnu Samudra, lelaki berwibawa yang baru memulai bisnis bersama sahabat lamanya, kini ditunjuk sebagai manajer utama di toko tempat Hana bekerja. Ia dikenal tenang dan rasional, tapi di balik keteduhan itu, tersembunyi badai yang tak pernah benar-benar reda.
Pertemuan mereka terjadi lewat kesalahpahaman kecil-lucu, alami, dan penuh percikan yang tak terduga. Dari perhatian sederhana hingga percakapan yang nyaris tanpa rencana, perlahan tumbuh sesuatu yang hangat di antara luka yang belum pulih.
Namun, takdir punya cara sendiri untuk mempermainkan dua hati yang saling membutuhkan.
Sebuah benang merah yang tak mereka sadari telah menjerat keduanya sejak lama, menyingkap kenyataan pahit yang tak bisa dihindari.
Kini, mereka harus memilih-membiarkan cinta itu sembuh bersama luka, atau melepaskannya agar tak semakin menyakitkan.
Karena pada akhirnya, cinta yang tulus pun bisa diuji oleh masa lalu yang bukan milik mereka.
Apakah cinta mampu menyembuhkan dosa yang bukan mereka perbuat?
All Rights Reserved