Muara Rasa

Muara Rasa

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 19, 2026
Hana Nadhira, seorang koki pastry di toko kue terkenal di jantung kota kecil, hidup dalam lingkar tanggung jawab yang tak pernah mudah. Ia menanggung beban ibunya yang menua dan dua anak titipan yang bukan darah dagingnya. Bagi banyak orang, Hana adalah cahaya -lembut, hangat, dan selalu tampak tegar. Namun di balik senyumnya, ada retakan yang tak terlihat oleh siapa pun. Wisnu Samudra, lelaki berwibawa yang baru memulai bisnis bersama sahabat lamanya, kini ditunjuk sebagai manajer utama di toko tempat Hana bekerja. Ia dikenal tenang dan rasional, tapi di balik keteduhan itu, tersembunyi badai yang tak pernah benar-benar reda. Pertemuan mereka terjadi lewat kesalahpahaman kecil-lucu, alami, dan penuh percikan yang tak terduga. Dari perhatian sederhana hingga percakapan yang nyaris tanpa rencana, perlahan tumbuh sesuatu yang hangat di antara luka yang belum pulih. Namun, takdir punya cara sendiri untuk mempermainkan dua hati yang saling membutuhkan. Sebuah benang merah yang tak mereka sadari telah menjerat keduanya sejak lama, menyingkap kenyataan pahit yang tak bisa dihindari. Kini, mereka harus memilih-membiarkan cinta itu sembuh bersama luka, atau melepaskannya agar tak semakin menyakitkan. Karena pada akhirnya, cinta yang tulus pun bisa diuji oleh masa lalu yang bukan milik mereka. Apakah cinta mampu menyembuhkan dosa yang bukan mereka perbuat?
All Rights Reserved
#871
cintasejati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • MOTHER
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • ATMA FATAMORGANA
  • Unexpectedly Yours
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • Stealing My Husband

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines