Titik Nadir
Pernah suatu waktu, Nadira berdiri di ambang kehilangan-antara mimpi yang terkubur dan arah baru yang tak pernah ia pilih.
Ia ingin menjadi psikolog, memahami luka batin manusia, namun semesta menuntunnya ke dunia yang berbeda: dunia seragam putih, stetoskop, dan doa di balik setiap napas pasien.
Di sanalah ia bertemu seseorang, sosok yang mengajarkan bahwa merawat bukan hanya tentang menyembuhkan orang lain, tapi juga tentang menemukan dirinya yang sempat hilang.
Ia jatuh cinta-pada senyum itu, pada kehangatan dunia kesehatan, dan pada dirinya yang kini berani mencinta lagi.
Namun waktu tak selalu berpihak. Ia harus melangkah sendiri, menatap masa depan tanpa sosok yang dulu membuatnya percaya pada cahaya.
Titik nadir bukan tentang jatuh... tapi tentang bagaimana hati yang patah masih sanggup berdenyut, untuk terus hidup, belajar, dan mencinta walau segalanya telah pergi.
A romantic novel based on a true story