Rumah di Ujung Senja

Rumah di Ujung Senja

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 2, 2025
Di balik pagar besi berkarat dan jendela yang selalu tertutup, berdiri sebuah rumah tua yang dihuni oleh keluarga yang tak pernah lepas dari bisik-bisik tetangga. Keluarga ini bukan keluarga biasa-mereka hidup dalam bayang-bayang rahasia, luka batin, dan gangguan jiwa yang turun-temurun. Tak ada yang tahu pasti apa yang sebenarnya terjadi di dalamnya, tapi setiap malam terdengar suara tangis, tawa yang tak wajar, atau bisikan tanpa asal. Di rumah itu, ada seorang ibu yang selalu bicara dengan seseorang yang tak terlihat, seorang ayah yang menghilang dari kesadarannya setiap kali senja tiba, dan tiga anak yang tumbuh bukan hanya dengan trauma, tapi juga dengan ketakutan bahwa mereka akan mewarisi kegilaan yang sama. Namun, semuanya berubah saat anak bungsu mereka menemukan catatan harian lama milik neneknya-yang mengungkap kebenaran kelam tentang masa lalu keluarga mereka, dan mengapa garis ini tak pernah lepas dari penyakit pikiran. Saat halaman demi halaman dibuka, pembaca akan diajak menelusuri misteri yang tak hanya menyayat, tapi juga menguji batas kewarasan. Apakah rupa "gila" itu takdir, atau kutukan yang bisa dipatahkan?
All Rights Reserved
#23
delusi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Bound to Him
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • My Perfect Model ( Republish )
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Defiant [END]
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Hello, Mr. Mafia!

Sebagai anak magang di laboratorium penelitian mutakhir, Selene tahu pekerjaannya tidak akan mudah. Tapi dia tidak pernah menyangka harus berhadapan dengan Axel-vampir berbahaya yang dikurung dengan rantai berat, tatapannya tajam dan penuh kejengkelan. "Nah, manusia lain." Suaranya datar sebelum dia memutar mata, seolah keberadaan Selene hanyalah gangguan kecil dalam hari-harinya yang panjang. Ilmuwan disini ingin memahami kekuatannya, mengungkap misteri yang membuatnya berbeda. Tapi Selene? Dia hanya ingin menemukan cara agar bisa bertahan... dan mungkin, mendekatinya tanpa menjadi target berikutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines