Resonare

Resonare

  • WpView
    LECTURAS 118
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 26, 2026
Semua orang tahu, keputusan tiba-tiba yang waktu itu Jelita berikan kepada Athala, kekasihnya akan sangat menyakiti pria itu. Tapi diantara semua bingung dan semua tanya, menurut Jelita yang sudah berdarah-darah, lancang sekali jika langkahnya yang penuh luka itu ikut menyeret Athala ke jalan penuh duri yang hanya ada di dunianya. Biarlah Athala menjadi seorang Athala Niranjanu Abhiseka yang tumbuh dengan kasih sayang tumpah ruah, karena Jelita kemuning dan dunianya sudah terlalu hancur, tak ada tempat aman untuk Athala tetap berada di sana. Dunia mereka sangat berbeda, sangat berbanding terbalik... Tapi sial, rupanya Athala tidak pernah bisa lepas seutuhnya dari Jelita. Dan Jelita yang selalu menyangkal bahwa dirinya sendiri juga tidak akan pernah bisa melepas Athala. Bahkan ketika hubungan manis mereka itu berakhir, semuanya masih tetap sama hingga tiga tahun lamanya, hingga saat ini, karena Athala sangat mencintai Jelita Kemuning. Entah kapan mereka akan benar-benar berakhir, atau mungkin akan kembali? Publish on November 2025 Cover edit by: Canva Pict by : Pintrest
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido