Di Belakangmu

Di Belakangmu

  • WpView
    Reads 183
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 30, 2025
Di sepanjang koridor yang banyak siswa-siswi berlalu lalang, bagi Dalunaya Ian, Segalanya terasa damai dan lurus-lurus saja- sampai Sean dan Zaid masuk ke dalam hidupnya. Sean, orang yang lumayan berpengaruh di sekolahnya tiba-tiba menyukainya. Di sisi lain, ada Zaid yang juga teman dari Sean yang selalu mencari perhatian kepada Ian juga menaruh hati padanya. Namun, semua rasa itu bukan hanya ketiga orang saja. Tetapi dua sahabat dekat Ian juga memiliki rasa yang sama dengan Sean dan Zaid. Kecemburuan dan kesalahpahaman mulai bermunculan setelah keduanya mengetahui masalah itu, mengubah bisikan dikoridor menjadi badai perselisihan yang mengancam persahabatan mereka. Ketika hati Ian ditarik ke dua arah-antara Sean dan Zaid. Ia juga harus menghadapi konsekuensi pahit dan pilihan yang akan ia buat. Bagaiamana Ian menghadapi itu semua? Apakah akan berbuah pahit atau manis? *** cover by.pin
All Rights Reserved
#229
hearts2hearts
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines