Hati-hati Ada Dua Hati

Hati-hati Ada Dua Hati

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 9, 2025
Nana (24), junior editor di sebuah penerbitan besar, mendapat tugas penting: melakukan riset untuk buku biografi seorang politikus populer, Agus Abdurrahman. Dari luar, segalanya tampak ideal. Keluarga harmonis, rumah mewah, bahkan ada Dimas, putra sulung yang nyaris terlalu sempurna untuk jadi nyata. Namun semakin dalam ia menggali, semakin Nana merasa ada detail yang janggal. Pertanyaan pun muncul: apakah ia benar-benar menulis kisah seorang figur bersih, atau justru sedang melangkah ke pusaran rahasia yang tak seindah tampaknya? Untungnya, Nana punya geng sahabat sejak SMA-Es Teh Manis Panas-yang selalu siap jadi pelipur tawa di tengah kekacauan harinya. Tapi bahkan dengan dukungan mereka, Nana tetap ragu: proyek ini akan jadi loncatan karier gemilang, atau justru membuka pintu ke sesuatu yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya? *** Cerita Nana & Kawan-Kawan adalah adaptasi dari Serial Nana & Kawan-Kawan yang dimuat mingguan di Majalah kaWanku pada tahun 1998an - 2002an. Pada era tersebut, Nana & Kawan-Kawan dianggap sebagai "standar keren" anak sekolah. Keempat tokohnya punya karakter khas, dihubungkan satu nilai persahabatan dan kasih sayang, menghadapi persoalan bersama, ribut-rukun jadi bagian hidup yang nyenengnin. Sekarang, Nana & Kawan-Kawan sudah dewasa. Kuliah mencar-mencar di segala penjuru mata angin, lalu kumpul lagi dan memutuskan hidup bareng dalam satu apartemen. Petualangan mereka dimulai dari sini. Ini cerita tentang perempuan, cinta, dan memperjuangkan nilai.
All Rights Reserved
#24
karyakarsa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines