Pavel tidak pernah menginginkan pernikahan ini. Demi menjaga perdamaian antara dua kerajaan, ia dipersatukan dengan Krittin-seorang penguasa dari negeri Valtherion yang bahkan belum pernah benar-benar ia kenal. Bagi Pavel, pernikahan itu hanyalah kewajiban. Sebuah takdir yang harus ia jalani dengan tenang, tanpa perasaan apa pun. Namun Krittin tidak pernah memaksanya. Ia tidak menuntut perhatian. Tidak memaksa cinta. Tidak pernah marah meskipun Pavel terus menjaga jarak darinya. Dengan kesabaran yang hampir menyakitkan, Krittin hanya menunggu. Menunggu hari ketika Pavel akhirnya menoleh kepadanya. Namun hati manusia bukan sesuatu yang mudah dipahami. Ketika jarak perlahan berubah menjadi kebiasaan... dan perhatian kecil mulai terasa berbeda... Pavel mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apakah pernikahan ini benar-benar hanya sebuah kewajiban? Atau tanpa ia sadari... Krittin telah menjadi permata paling berharga dalam hatinya.
More details