OBSIDIAN LANE

OBSIDIAN LANE

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 3, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di kota yang dikendalikan oleh ketakutan dan uang, nama Pierce Lane diucapkan dengan bisik-bisik. Ia memimpin jaringan kriminal yang rapi, brutal, dan nyaris sempurna - dunia di mana kesetiaan lebih mahal dari kehidupan. Ia hidup dalam sistem yang ia bangun sendiri-teratur, dingin, dan tanpa ampun. Ketika Serena Valence masuk ke dalam lingkaran kekuasaannya, Pierce tak menyadari bahwa kehadirannya akan menjadi celah pertama dalam dinding yang ia bangun bertahun-tahun. Serena tahu siapa dia. Tahu apa yang ia lakukan. Tapi tetap memilih untuk tidak pergi. Namun semakin lama Serena menyelami dunia Pierce, semakin tipis batas antara kekaguman dan kehancuran. Di tengah kekuasaan, pengkhianatan, dan darah yang tak pernah kering, keduanya harus menghadapi pertanyaan yang sama: seberapa jauh seseorang bisa tetap manusia dalam dunia yang menelan segalanya-termasuk cinta?
All Rights Reserved
#10
tragiclovestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heyu : Second Gear
  • Skyline Marriage
  • Kamu Hanya Milikku
  • President's Wife
  • GUMI [Completed]
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • MORSE : POSSESSIVE EX
  • El and Jerganio (End)

Heyu hanyalah satu dari miliaran manusia yang lahir tanpa keberuntungan. Terlahir dari keluarga yang hancur tidak membuat mentalnya runtuh-justru di situlah otaknya belajar bergerak lebih cepat dari siapa pun. Saat orang lain menyalahkan nasib, Heyu mencari jalan keluar. Saat hidup menekannya, ia menekan balik. Ketika ia sudah mendapatkan semuanya. Tuhan kembali mempermainkannya. Tanpa peringatan, jiwanya dikirim ke tubuh orang lain. Tidak masuk akal? Memang. Tapi itulah yang terjadi. Kini Heyu harus memulai lagi dari nol. Bukan dari gigi satu- melainkan gigi dua. Karena ini bukan pertama kalinya ia jatuh. Dan di kesempatan kedua ini, ia tidak lagi belajar bertahan- ia sudah tahu cara melaju. SECOND GEAR.

More details
WpActionLinkContent Guidelines