Curse Generation 12

Curse Generation 12

  • WpView
    Reads 629
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 9, 2015
Apakah kalian percaya pada kutukan?! Mungkin sebagian besar dari kalian akan berkata, "Zaman sekarang masih percaya sama begituan?! Salah zaman kali lo!". Namun, ada juga yang percaya, bahkan mengalaminya. Aku adalah salah satunya. Keluargaku memiliki kutukan yang diwariskan secara turun-temurun, yaitu pada tiap generasi ke-12, dan kutukan ini sulit dipatahkan, bahkan oleh penyihir sekali pun. Dan kawan-kawan, sialnya aku adalah generasi ke-12. Aku merasa bahwa hidupku benar-benar sial. Karena tak ada satu catatan pun mengenai cara mematahkan kutukan ini. Entah bagaimana, para pendahuluku bisa mematahkan kutukan ini. Namun, satu hal yang kutau... Ada satu kalimat yang selalu diturunkan dari generasi ke generasi "Berjuanglah sampai kamu bertemu 'dia'. Hanya 'dia' penyelamatmu. Kalau kau menyerah, habislah semua."....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Or Whatnot (FIN)
  • She's Alexsya [On Going]
  • [END] When the Stars are Tired
  • Kiss Love [ SELESAI ]
  • PERCAYA? [END]
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • The True Queen ✔
  • Ramban: Cinta & Kutukan (Old Version)
  • Kamu [SELESAI]✔

[PART LENGKAP] May contain some mature convos & scenes. Siapa sih yang tidak ingin pernikahan dengan pujaan hatinya? Rasa berdebar bersalut bahagia ketika pertama kali bertemu di altar untuk mengucap janji sehidup semati. Atau bagaimana jantung berdegup riang setiap teringat bagaimana tatapan bahagia yang diberikan oleh pasangan yang akan berada di saat susah dan senang bersamanya. Hanya orang jahat yang akan merebut kebahagiaan itu dari pasangan yang berbahagia dan menjadikannya semu. Oh, aku adalah orang jahat itu dan ini adalah ceritaku menyusun rencana jahat menguasai du-euh, maksudku menjadikannya suamiku hingga itu benar-benar terjadi. Namun, ini bukan happily ever after seperti dongeng yang aku dengar sejak kecil. Ada pengkhianatan dan ada kebohongan yang menghancurkan segalanya. Well, you know, even the villain has story to tell.

More details
WpActionLinkContent Guidelines