cinta diatas takdir Allah

cinta diatas takdir Allah

  • WpView
    Reads 2,473
  • WpVote
    Votes 422
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 24, 2026
Khalisya Rifayan sya gadis cantik berusia 18 tahun yang berteman dengan dengan lelaki tampan sejak kecil, ia bernama Khalid rayan syah seorang CEO termuda berusia 20 tahun, yang masih kuliah di universitas Gunadarma, sedangkan khalisya baru daftar ke sekolah SMA internasional setelah ia di nyatakan lulus di sekolah SMP nya itu. Mereka sangat dekat dari kecil bahkan nama mereka sama, di karna kan kedua orang tua mereka sepakat untuk mengasih nama anak mereka Khalid rayan syah dan khalisya Rifayan sya. Orang tua mereka adalah sahabatan sejak duduk di bangku SMA, mamah papah khalisya bernama ezil dan rifal sedangkan mamah papah Khalid mereka bernama Sandra dan Syafiq Tidak ada niat mereka untuk menjodohkan anak mereka agar mereka bisa lebih dekat lagi dari sebelumnya. Mereka sempat berpisah saat orang tua Khalid harus mengurus perusahaan nya yang hampir bangkrut jadi lah ia harus membawa istri bersama anak nya keluar negeri. Setelah beberapa tahun akhir nya papah syafiq berhasil mengatasi kekacauan yang hampir membuat mereka jatuh bangkrut, orang tuanya memutuskan tinggal di tempat yang sama dengan tempat orang tua kahlisya tinggal, jadi lah mereka bertetanggaan, setelah selesai melawan badai. " Hai kenalin aku Khalid, nama kamu siapa?," tanya anak kecil berusia 7 menghampiri seorang anak perempuan yang sedang main ayunan, tidak jauh dari area tempat tinggal mereka berdua . Gadis kecil itu mendongak kan kepalanya menatap Kaka lelaki itu. " Aku khalisya ka" balas nya gugup "Salam kenal ya " "Kamu mau ga jadi teman aku" lelaki itu menawarkan agar gadis itu mau menjadi temannya " Em aku mau" jawab nya antusias Sebuah pertemuan singkat ini akan membawa mereka jauh dari sekedar pertemanan Akankah dua hati ini akan di satukan oleh takdir apakah Allah akan memberikan mereka rasa cinta di dalam hati mereka atau mereka akan mempunyai pasangan mereka masing² di atas harapan kedua keluarga ini Tiktok: awaisy
All Rights Reserved
#56
rindu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Villain Mother
  • Almost Married (END)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • De Andere Weg (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Chasing Sanara
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • The Last Yes!
  • DOMINEX | The Crime Lock

HAPPY READING ❤️‍🔥 "Eungghh..." Zeva mengerang. Hal pertama yang ia rasakan adalah kepalanya yang serasa berat dan berdenyut. Saat ia mencoba menggerakkan badan, tulang-tulangnya terasa kaku dan pegal luar biasa. "Nyonya? Nyonya Thania sudah sadar?!" sebuah suara parau penuh haru terdengar di dekat telinganya. Zeva mengerjap-erjapkan matanya yang masih buram. Begitu pandangannya fokus, ia tidak melihat langit-langit putih rumah sakit atau wajah panik orang tuanya. Alih-alih, ia menatap langit-langit kamar mewah dengan desain interior klasik yang sangat asing. "Aduh, kepala gue..." Zeva memegang keningnya, lalu menoleh ke samping. Ia terlonjak kaget melihat seorang wanita paruh baya berpakaian pelayan sedang menangis sesenggukan sambil memegang tangannya. "Akhirnya Nyonya bangun. Bibi takut sekali Nyonya kenapa-kenapa." Zeva mengernyitkan dahi. "Nyonya? Bibi?" Ia bangkit duduk dengan perlahan meski kepalanya masih berputar. Ia memandangi tangannya yang tampak lebih dewasa, lalu mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru kamar yang luasnya tidak masuk akal itu. "S-siapa ya? Terus... ini di mana? Kok gue bisa di sini?" tanya Zeva dengan nada bingung sekaligus waspada. Wanita yang menyebut dirinya Bi Minah itu langsung terdiam, matanya membelalak kaget. "Nyonya... Nyonya tidak ingat saya? Ini rumah Nyonya sendiri, rumah Tuan Devan." Zeva tertegun. Nama-nama itu terasa tidak asing. Otaknya mencoba memproses informasi tersebut sampai akhirnya ia teringat buku novel yang ia lempar ke sofa tadi malam. "Bentar... jangan bilang gue masuk ke novel sampah itu?" gumam Zeva dengan wajah pucat pasi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines