Got You, Darling! (21+)

Got You, Darling! (21+)

  • WpView
    Lecturas 87,055
  • WpVote
    Votos 659
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, nov 7, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
"Beri aku seks oral." *** 5 tahun lalu, sebuah pertemuan yang tak seharusnya terjadi mengubah segalanya. Malam itu, Albarino Morandi membeli malam pertama Shana Azeline. Ketika fajar tiba, Shana menghilang begitu saja, bahkan sebelum Albarino sempat memastikan apakah dia telah menelan pil kontrasepsi. 5 tahun kemudian, di kota Jakarta, takdir kembali mempertemukan mereka. Dari balik kaca mobil, Albarino sedang menunggu seseorang secara tak sengaja melihat sosok Shana yang keluar dari toko kue, mengenakan gaun putih sederhana, menggandeng seorang anak laki-laki kecil yang memiliki wajah mungil yang sangat familiar. Kenangan lama tiba-tiba menyeruak kembali, dan mata Albarino menyipit berbahaya. Sekejap saja, semua kenangan dan amarah yang telah lama dikubur kembali membara di matanya. "Tapi jika takdir mempertemukan kami lagi... aku harus memutuskan, berapa harga yang harus dia bayar untuk kebodohannya." ⚠️ Mature area, please be wise!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Salah Status [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido