Jogja with you

Jogja with you

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 31, 2025
Aku tinggal di Jogja. Kota yang katanya istimewa, tapi awalnya terasa biasa saja bagiku- sampai suatu hari, kamu muncul di sela-sela jadwal kuliah dan rutinitas yang itu itu saja. Di antara kelas pagi, tugas yang menumpuk, dan kopi murah di sudut kampus, aku mulai menunggu hal-hal kecil: bertemu kamu, berjalan sebentar, lalu pulang dengan senyum yang tak bisa disembunyikan. Jogja with You bukan tentang liburan atau rencana besar. Ini tentang kehidupan sehari-hari yang pelan-pelan berubah arti. Tentang kota yang sama, kampus yang sama, tapi perasaan yang tidak lagi sama sejak ada kamu di dalamnya. Karena ternyata, tinggal di Jogja jauh lebih menyenangkan saat aku menjalaninya dengan kamu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines