Un silence éternel

Un silence éternel

  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2026
Aldo Pradipta Nagara, 16 tahun, anak bungsu dari empat bersaudara laki-laki, tapi rasanya seperti tak pernah benar-benar menjadi bagian dari mereka. Sejak kecil, ia belajar diam. Nilainya bagus, sikapnya baik, tapi tak pernah cukup untuk membuat siapa pun menoleh. Rumah itu penuh tawa, tapi tidak pernah untuknya. Hingga suatu sore, orang tuanya pulang membawa seorang anak laki-laki seumuran dengannya. "Anggap saja adik baru," kata mereka dengan senyum yang hangat, senyum yang belum pernah ia terima dengan cara yang sama. Sejak hari itu, ruang tamu terasa lebih terang, meja makan lebih ramai, dan pelukan yang dulu ia tunggu kini mendarat di bahu orang lain. Aldo hanya tersenyum, menunduk, lalu berkata pelan, "Selamat datang." Dan di dalam dadanya, sesuatu perlahan retak-tanpa suara, tapi menyakitkan.
All Rights Reserved
#180
kekuatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hasrat
  • 𝐎𝐍𝐄 𝐒𝐇𝐎O𝐓🔞 •VKOOK
  • Selina
  • baby boy ( cillo )
  • I am perfect
  • One Shoot my baby KIM SUNOO II 🔞!
  • Kumpulan Cerpen Dewasa Tamara Aruna
  • Kafka
  • ​The Emperor's Triple Trouble (Season 2)
  • Memetik Bulan
Hasrat

Fantasi liat pemeran wanita dengan para tokoh pria. WARNING!! Bukan lapak anak kecil! Bijak lah dalam membaca!! Gak suka skip

More details
WpActionLinkContent Guidelines