A DEAL WITH MY HUSBAND

A DEAL WITH MY HUSBAND

  • WpView
    LECTURES 1,505
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Chapitres 21
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juin 7, 2026
Untuk memastikan kekayaan serta cucu semata wayangnya yang buta dijaga oleh orang yang tepat, kakek Sophia Lee menjodohkannya dengan Lucas Park, putra sulung sahabatnya sekaligus penerus perusahaan mendiang sang ayah. Mereka toh sudah saling mengenal sejak kecil dan Lucas tidak mungkin berniat jahat terhadap keluarga Lee. Hanya saja lima belas tahun telah berlalu. Lucas yang sekarang bukan lagi Lucas yang mereka kenal dulu... Bagi Sophia Lee, perjodohan dengan Lucas bukanlah sebuah masalah besar karena pernikahan ini toh tidak akan bertahan lama. Apapun perasaan Lucas padanya, itu tidak penting. Karena pada dasarnya, Sophia Lee hanya tidak ingin ada seseorang yang menangisi kepergiannya...
Tous Droits Réservés
#624
arrangedmariage
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Just let me live, Duke!
  • The Unwritten Lady
  • adik ipar cantik
  • Sin of The Villainess
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • The Duke's Red String
  • Abo Desire
  • Shaenette: Skenario Kedua
  • A Family of Villains

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu