Sedikit Arti Yang Berbicara
9 parts Ongoing Tenang, adalah salah satu kata yang banyak manusia cari di dalam hidup ini. Namun, keberadaannya perlu waktu lama untuk bertemu. Pada riuhnya waktu, ada kalanya dia sering bercanda dengan rasa kehilangan.
Senja kini, tengah duduk bersila seorang perempuan di tepi sungai kecil belakang rumahnya, tangan kanan itu sesekali menaburkan kelopak mawar di atas air hingga hanyut di dalam sana.
"Maaf, Alifah. Aku telat. Sungai kecil, mawar, dan senja adalah ketenanganmu," ucap Yoga.
Mendengar hal itu, Alifah tersenyum---kakak sepupunya ini memang selalu tahu dia di mana, meski pun Alifah tidak mengatakannya.
"Aku butuh alam juga, Mas, untuk memaknai ketenangan selain mengadu ke pencipta-Nya," jawab Alifah.
"Jawabanmu selalu logis, Alifah," balas Yoga. Lantas, dia duduk bersila di samping adiknya itu. "Apa rencanamu setelah ini, Cil?"
"Mengungkap dan melepas semuanya, Mas Yog," sambung Alifah.
"Tapi ... jangan pakai cara lama, ya, Fah? Itu terlalu berbahaya," sahut Kriska, yang tiba-tiba sudah duduk bersila di samping kiri Alifah. Kini, Alifah berada di tengah- tengah Yoga dan Kriska.
"Tergantung," balas Alifah tersenyum tipis menatap langit yang semakin berwarna jingga itu.
Balasan Alifah membuat Yoga dan Kriska tersenyum tipis juga sambil menatap langit itu. Mereka tahu, Alifah adalah perempuan yang sangat keras kepala bahkan kadar kenekatannya pun tidak bisa ditebak. Apakah tiga hal yang ada di atas tadi akan dilakukannya? Atau ... ada hal lain, selain itu?