1 chapitre En cours d'écriture Contenu pour adultesAlisha ingin ayahnya berhenti bekerja. Terdengar seperti bakti yang manis, bukan? Mungkin bagi orang lain. Tapi bagi Alisha, ini adalah sebuah pemburuan. Mengejar keinginan itu dengan kegigihan yang sama, seperti saat dia menjatuhkan lawan bisnis di meja perundingan.
Alisha tahu benar betapa ayahnya mencintai hiruk-pikuk kantor kesayangannya. Tapi Alisha lebih mencintai kesehatan ayahnya daripada ego lelaki paruh baya itu. Alisha memperlakukan masa pensiun ayahnya seperti sebuah akuisisi paksa, dia siapkan skenario, menutup celah pelarian, dan dipastikan tidak ada jalan untuk menolak. Dia tidak peduli jika harus terlihat seperti diktator di mata keluarga sendiri.
Satu malam, Alisha mengenalkan seorang pria yang ternyata sudah lama menjadi teman dekat ayahnya, seseorang yang sebenarnya adalah saingan dalam memenangkan satu tender besar. Untuk mendapatkan apa yang ingin dia raih, Alisha memilih jalan menjadikan saingan sebagai calon suami.
Dan ketika diberi syarat untuk tinggal bersama sebelum ikatan resmi, entah kenapa Alisha justru menerima. Bukan karena terpaksa, bukan pula karena tujuan. Melainkan, karena menuruti kata hati yang tidak sejalan dengan logikanya. Tetapi, lewat percakapan sederhana dan perhatian kecil yang terasa tulus, Alisha mulai menanamkan rasa nyaman dalam dirinya.
Namun, hubungan itu menyimpan sesuatu yang tak pernah dirinya bayangkan. Cinta yang dia genggam ternyata sudah ada dalam hati sejak lama. Jarak itu perlahan mengendur, sunyi perlahan menjadi riuh, dan hal-hal yang tidak pernah Alisha rasakan semakin terasa. Status yang dia pikir hanya untuk tujuannya, datang bersama harapan yang pelan-pelan meruah, tanpa suara.
Alisha mulai bertanya pada dirinya sendiri. Mengapa cintanya terasa seperti sudah ada sejak awal? Dia bahagia, tapi kenapa rasanya juga perih? Akankah Alisha mengikuti permintaan hatinya, atau berani mengakui bahwa mengabaikan bisa menjadi awal dari luka?
*****
The Shape Of Us
⚠️‼️(🔞21+)‼️⚠️
SYNEVEIL