Asmara terlarang di keraton purwanegara

Asmara terlarang di keraton purwanegara

  • WpView
    Reads 17,156
  • WpVote
    Votes 1,630
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 23, 2026
Apa jadinya jika dua jiwa yang seharusnya tak pernah bertemu justru disatukan oleh takdir? Antara cinta yang tulus dan tradisi yang membelenggu, mereka harus memilih-tahta atau rasa.
All Rights Reserved
#577
nishimurariki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Duke's Red String
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • The Baby Isn't Supposed To Exist
  • A Family of Villains
  • Shaenette: Skenario Kedua
  • Sin of The Villainess
  • Just let me live, Duke!
  • The Unwritten Lady
  • LILY OF PROTEA
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines