We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Catatan Salah Orang

Catatan Salah Orang

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 5, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
First Love
Naira punya satu keahlian aneh yang tidak pernah dia minta: dia bisa tahu kalau seseorang lagi bohong, bukan dari kata-katanya, tapi dari cara mereka diam. Masalahnya, keahlian itu sama sekali tidak berguna di hidupnya sendiri. Ketika Naira tidak sengaja mengirim voice note curhat panjang ke nomor yang salah dan orang itu malah membalas, dia pikir ini cuma insiden memalukan biasa. Tapi si penerima pesan itu, Ezra, ternyata bukan orang random. Dia siswa paling low profile di sekolahnya sendiri, meski semua orang tahu nama ayahnya. Ezra tidak dingin. Tidak tinggi 190 cm dengan rahang tegas. Dia cuma... aneh, dengan cara yang susah dijelaskan. Dan dia satu-satunya orang yang belum pernah berbohong di depan Naira bahkan ketika itu menyakitkan. Naira tidak butuh diselamatkan. Ezra tidak butuh diperbaiki. Mereka cuma dua orang yang secara tidak sengaja terlalu jujur satu sama lain, di waktu yang paling tidak tepat. Dan ternyata, itu sudah lebih dari cukup untuk membuat semuanya jadi rumit.
All Rights Reserved
#39
teenromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Clause of Us
  • ONESHOOT 21+
  • Círculo del Destino
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]
  • Silent Traces by the Sea
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • DOMINEX | The Crime Lock

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines