Raka dan Langit yang Sama.

Raka dan Langit yang Sama.

  • WpView
    LECTURES 131
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., nov. 4, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Raka, seorang anak laki-laki berusia 14 tahun, tumbuh dalam keluarga yang awalnya hangat. Namun, segalanya berubah ketika suatu sore ia tanpa sengaja menjatuhkan adiknya dari sepeda. Luka sang adik tak hanya meninggalkan bekas di tubuh, tapi juga di hati seluruh keluarga. Sejak kejadian itu, Raka mulai dijauhi - pandangan penuh kecewa dari orang tuanya membuat rumah terasa seperti tempat asing. Merasa bersalah dan tak tahu harus berbuat apa, Raka akhirnya dikirim ke sebuah asrama oleh ayahnya, dengan alasan "agar belajar tanggung jawab." Di sana, ia berjuang menyesuaikan diri, menahan rindu, dan perlahan belajar memaafkan dirinya sendiri. Namun, di balik tembok asrama yang sunyi, Raka menemukan hal yang tak pernah ia dapatkan di rumah: pengertian, persahabatan, dan kesempatan untuk menebus masa lalu.
Tous Droits Réservés
#227
asrama
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu