PENJAGA MINIMARKET ATAU HATI??

PENJAGA MINIMARKET ATAU HATI??

  • WpView
    Reads 1,477
  • WpVote
    Votes 193
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 25, 2025
​Ferrel Jayawardhana (28 tahun) adalah Manajer Wardhana Mart, sebuah toko serba ada yang diwariskannya. Ia hidup dalam tekanan: menyelamatkan toko yang hampir bangkrut, dan mempertahankan hubungannya dengan Fiony Alveria, tunangannya yang elit dari kantor pusat. ​Lalu datanglah Marsha Lenathea (20 tahun), karyawan part-time Satuan Pagi yang ceria, pemberani, dan memiliki skill bertarung yang tak terduga. Marsha adalah 'penjaga minimarket' sejati, membersihkan Wardhana Mart dari segala ancaman, baik preman maupun pelanggan rese. ​Ferrel mengenali Marsha dari insiden masa lalu; gadis yang ia tolong 4 tahun lalu itu kini kembali untuk melindunginya. Sejak kehadiran Marsha, toko itu aman, namun hati Ferrel mulai kacau. ​Di tengah konflik bisnis dan drama cinta segitiga, Ferrel harus menghadapi pilihan tersulitnya: ​Apakah ia akan memilih Fiony demi kestabilan masa depan, atau mengikuti Marsha yang sudah menjadi... penjaga minimarket atau hati?? ​Ikuti kisah 48 bab Ferrel, Marsha, dan Ollan di Wardhana Mart!
All Rights Reserved
#45
ollan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines