11.12
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 4, 2026
Hari pertama kuliah seharusnya jadi awal baru bagi Naila. dunia baru, wajah baru, dan cerita baru. Tapi siapa sangka, di tengah ramainya langkah mahasiswa baru, ia bertemu seseorang yang membuat hatinya berdebar tanpa alasan. Sakha Bimantara. Nama yang terasa asing, tapi tatapannya begitu akrab. Ada sesuatu dalam senyumnya yang membuat kenangan lama perlahan muncul di benak Naila. Dulu, ketika mereka masih kecil, seorang anak laki-laki pernah berkata padanya, "Kita nanti bakal ketemu lagi saat gede." Kala itu Naila hanya tertawa kecil, menganggapnya lelucon anak-anak sebelum ia pindah kota dan melupakan semuanya. Kini, bertahun-tahun kemudian, di kampus yang asing, kata-kata itu bergema lagi di kepalanya. Apakah ini hanya kebetulan... atau janji masa kecil itu benar-benar mulai terwujud?
All Rights Reserved
#14
romancefiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • Stand by Me
  • A dan Z
  • NANGGALA
  • Hello Mr. Komrad
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Terpaksa Dinikahi Duda Anak Dua
  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • I'm the male lead's wife?

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines