💎 SINOPSIS - "Kontrak Cinta Sang Duda Dingin"
Bunga, gadis cantik dengan wajah unik dan bulu mata lentik, akhirnya berhasil masuk ke perusahaan impiannya. Ia tak banyak menuntut-asal bisa bekerja tenang, menerima gaji bulanan, membiayai pengobatan ayah yang sakit-sakitan, membantu ibunya yang berjualan makanan, dan membiayai sekolah adiknya, itu sudah cukup baginya.
Namun hidup jarang berjalan sesuai rencana.
Suatu hari, ia menemukan seorang gadis kecil berusia hampir lima tahun terjebak di gudang perusahaan. Niat tulusnya untuk menolong justru menyeretnya ke dalam masalah besar. Sekretaris pribadi sang Direktur Utama-wanita cantik namun licik-menghasut dan memutarbalikkan fakta hingga Bunga dipecat secara sepihak oleh sang Dirut yang dingin bak batu karang, pria tampan yang baru pertama kali ia lihat dari dekat.
Kebenaran akhirnya terungkap. Ara, gadis kecil itu, ternyata adalah putri tunggal sang Dirut, dan dialah yang membongkar bahwa sekretaris centil papanya-lah yang mengurungnya di gudang. Sejak itu, Ara menolak sekolah, menolak makan, bahkan mengurung diri di kamar-hanya mau bertemu "Kakak cantik baik hati" yang sudah dipecat ayahnya.
Tak disangka, sang Dirut datang kembali... bukan hanya untuk mempekerjakan Bunga lagi, tapi juga menawarkan sesuatu yang tak masuk akal: pernikahan kontrak. Alasannya? Untuk menghindari perjodohan yang diatur oleh ibunya. Imbalannya bukan main-main-pekerjaan tetap, uang bulanan tanpa batas, fasilitas mewah, dan pengobatan VIP untuk sang ayah.
Tapi ada satu syarat: jika menolak, Bunga akan benar-benar kehilangan pekerjaannya dan tidak akan diterima di perusahaan manapun yang ia inginkan.
"What? Apa kau gila, Tuan Duda?"
Bunga tahu tawaran itu berbahaya. Tapi di hadapan tatapan polos Ara dan beban keluarganya... apakah ia punya pilihan lain?
FOLLOW DULU SEBELUM BACA 🥰
Di bawah langit malam yang sepi, seorang balita kecil menatap bulan dengan mata basah. Wajah putihnya tertutupi debu jalanan, mata jernihnya menatap cahaya rembulan.
.
"Aila nda minta di lahilkan..." bisiknya lirih.
.
"Aila ingin punya olang tua... tenapa hanya Aila yang nda punya olang tua..."
______
Hanya suara hati yang terdengar, tenggelam di antara dinginnya malam dan bintang yang bertaburan.
.
Ketika sebuah bintang jatuh melintasi langit, Aila menutup mata kecilnya rapat-rapat.
.
Mungkinkah harapannya terkabul-mendapatkan sebuah pelukan hangat dan sepasang orang tua yang bisa menyebut namanya?
.
Atau justru takdir kembali menguji balita kecil itu dengan kesepian yang lebih dalam?