ISTRI KONTRAK OM DUDA

ISTRI KONTRAK OM DUDA

  • WpView
    LECTURAS 115
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, nov 5, 2025
💎 SINOPSIS - "Kontrak Cinta Sang Duda Dingin" Bunga, gadis cantik dengan wajah unik dan bulu mata lentik, akhirnya berhasil masuk ke perusahaan impiannya. Ia tak banyak menuntut-asal bisa bekerja tenang, menerima gaji bulanan, membiayai pengobatan ayah yang sakit-sakitan, membantu ibunya yang berjualan makanan, dan membiayai sekolah adiknya, itu sudah cukup baginya. Namun hidup jarang berjalan sesuai rencana. Suatu hari, ia menemukan seorang gadis kecil berusia hampir lima tahun terjebak di gudang perusahaan. Niat tulusnya untuk menolong justru menyeretnya ke dalam masalah besar. Sekretaris pribadi sang Direktur Utama-wanita cantik namun licik-menghasut dan memutarbalikkan fakta hingga Bunga dipecat secara sepihak oleh sang Dirut yang dingin bak batu karang, pria tampan yang baru pertama kali ia lihat dari dekat. Kebenaran akhirnya terungkap. Ara, gadis kecil itu, ternyata adalah putri tunggal sang Dirut, dan dialah yang membongkar bahwa sekretaris centil papanya-lah yang mengurungnya di gudang. Sejak itu, Ara menolak sekolah, menolak makan, bahkan mengurung diri di kamar-hanya mau bertemu "Kakak cantik baik hati" yang sudah dipecat ayahnya. Tak disangka, sang Dirut datang kembali... bukan hanya untuk mempekerjakan Bunga lagi, tapi juga menawarkan sesuatu yang tak masuk akal: pernikahan kontrak. Alasannya? Untuk menghindari perjodohan yang diatur oleh ibunya. Imbalannya bukan main-main-pekerjaan tetap, uang bulanan tanpa batas, fasilitas mewah, dan pengobatan VIP untuk sang ayah. Tapi ada satu syarat: jika menolak, Bunga akan benar-benar kehilangan pekerjaannya dan tidak akan diterima di perusahaan manapun yang ia inginkan. "What? Apa kau gila, Tuan Duda?" Bunga tahu tawaran itu berbahaya. Tapi di hadapan tatapan polos Ara dan beban keluarganya... apakah ia punya pilihan lain?
Todos los derechos reservados
#220
sugarbaby
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido