We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
RIYEL
  • WpView
    Reads 517
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Abuse and Trauma
Discrimination and Bullying
Terkadang hidup memang harus memilih, antara a dengan b. Namun bisa juga pilihan itu malah berakhir di luar opsi keduanya, pilihan c. Antara kedua pilihan itu yang tidak mau dipilih, atau kita sendiri yang tidak mau memilih antara keduannya. Seperti posisi bocah 10 tahun ini. Alasan pertama sepertinya lebih masuk akal. Mendengar perdebatan kedua orang tuannya membuat dirinya paham, bahwa Papa atau Mamanya tidak ada yang menginginkan dirinya. Dengan sadar diri, lebih baik ia memilih opsi c. Nenek. "Nenek Ami, Riyel kangen Papa, kangen Mama juga.." ucapan lirih terdengar kala mendung menyapa sore itu. HAIII!! setelah bolak balik hapus cerita, akhirnya cerita ini yang lahir juga.... ini fiksi ya teman" >.< semua yang terjadi di cerita hanya karangan author semata. semua tokoh yang bersangkutan tidak ada hubungannya di dunia nyata. gambar informasi bersumber dari google, pinterst, dan lainnya.
All Rights Reserved
#309
saudaratiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Unexpectedly Yours
  • Stealing My Husband
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • Dua Langit Berbeda
  • MOTHER

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines