Kebangkrutan keluarga Attrezellos memaksa mereka berhutang pada salah satu rekan kerja sama perusahaan, keluarga Arnettzesio. Orang tua Juhoon terlibat hutang dalam jumlah besar, lalu memilih kabur dengan membawa uang tersebut-tanpa sedikit pun memikirkan anak semata wayang mereka untuk ikut di bawa. Dengan mudah, mereka menyerahkan darah dagingnya sendiri, tidak berfikir dua kali. Juhoon pun dijadikan jaminan atas hutang-hutang yang dilakukan oleh orang tuanya. Kini ia hidup dalam pengawasan anak pertama keluarga Arnettzesio, sosok yang perlahan ia sadari... manusia itu jauh lebih kejam dari yang pernah ia bayangkan.
More details