Run If You Dare, Sweetheart

Run If You Dare, Sweetheart

  • WpView
    Membaca 70,574
  • WpVote
    Vote 2,115
  • WpPart
    Bab 41
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 18, 2026
⚠️ 18+ Mature content! Shannon menghabiskan malamnya di bar untuk melupakan sakit hati yang dialaminya. Di sana, dalam keadaan mabuk dan rapuh, ia bertemu dengan seorang iblis, dan tanpa sadar mengikat kontrak dengannya. "Memang benar, iblis tidak terlihat menakutkan untuk merayu korbannya. Tapi terlihat mempesona dengan wajah tampan dan tubuh seksinya." Dominic tertawa mendengar komentar mangsa kesayangannya. "Jika sekali lagi kau memanggilku"iblis", akan aku pastikan kau tidak perawan keesokan harinya, sayang." Cover: pinterest
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Mine, No Exit (END)
  • KAMAR 304
  • Unfinished
  • Hidden Chains
  • PEOPLE NEARLY
  • His Pretty Doll: A Symphony of Lies [END]
  • Forbidden Obsession
  • Mi Amore
  • Kak, Tolong. END!
  • Obses Bodyguard

Follow sebelum baca, yaaa! Jangan lupa vote dan komen. Selamat membaca ❤️ ___ Naya selalu punya kendali penuh dalam hidupnya--hingga Rayhan datang dan menghancurkan semua batasan yang pernah ia bangun. Sejak pria itu muncul dengan tatapan gelap penuh obsesi di ruang rapat perusahaan, dunianya jungkir-balik. Rayhan, CEO muda dengan reputasi dingin dan kejam di dunia bisnis, tanpa ampun menyeret Naya ke dalam perangkap cintanya yang obsesif dan posesif. Awalnya, Naya yakin bisa melawan. Tapi setiap kali ia mencoba kabur, Rayhan selalu berhasil menariknya kembali--makin dekat, makin erat, makin dalam. Di antara deretan gedung pencakar langit Jakarta yang sibuk dan penuh intrik bisnis, mereka terjebak dalam hubungan yang dipenuhi kebencian, keinginan, cinta, dan obsesi yang tak berujung. "Aku tidak pernah waras kalau soal kamu, Naya. Kalau kamu berpikir ada jalan keluar, kamu salah. Kamu milikku--tanpa pintu keluar." Di antara logika dan perasaan, batas antara cinta dan obsesi pun semakin kabur. Kini Naya tahu, tak peduli sejauh apapun ia berlari, ia tak akan pernah bisa pergi--karena hatinya sudah lama memilih untuk menetap dalam pelukan Rayhan. Selamanya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan