On The Way : This is not the end

On The Way : This is not the end

  • WpView
    Reads 239
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing6h 40m
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 13, 2026
Sebelum membaca, coba perhatikan posternya. Apa yang kalian rasakan dan apa yang kalian bayangkan setelah melihat poster itu? cerita ini akan mengisahkan seorang guru muda dengan hiruk pikuk permasalahan hidupnya pasca kejadian traumatis yang menyebabkannya harus melalui banyak masalah dan cobaan ketika dirinya di diagnosa depresi mayor. Lantas apakah ia berhasil mengembangkan resiliensinya? Bagaimana ia menghadapi semua permalasahan dari dalam diri dan lingkungan sekitarnya? " On the way " yang artinya dalam perjalanan " This is not the end " adalah inti dari on the way tersebut So... Mohon dukungannya dan komentar teman-teman semuanya yaaaa :-D Happy reading ;-D (Masih on going)
All Rights Reserved
#7
galau
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Julia's : I Thought I Could Fix Him (Og)
  • Unconditional love
  • GENDIS
  • Shades Of Sins
  • I Stayed but He grew Tired (WHEN WE WERE JUNIORS SERIES #3)
  • HEARTBREAKER by GABRIELA and GENESIS
  • The Emotional Unvieled [PhanaWayo]
  • Hot Girls Series#1 : SHE'S WILD
  • KACA (Iqie Story)
  • Fragments Of Midnight

Dia fikir, cinta boleh ubah segalanya. Dalam hubungan penuh racun itu, dia bertahan. Suaminya bukan sempurna baran, cemburu buta, mengongkong setiap langkah. Tapi dia yakin, cinta dan kesetiaan mampu jinakkan segalanya. Kawan-kawan menasihatkan dia pergi. Tapi dia takut. Takut tiada siapa lagi akan terima dirinya seadanya. Dia pilih untuk terus bertahan, walau luka semakin dalam, walau jiwa semakin hilang. Sampai satu hari, kebenaran yang dia takutkan paling lama terbongkar. Mahkamah jadi saksi titik akhir perkahwinan mereka. Dan di saat dia hampir rebah, seorang lelaki lain muncul. Bukan orang asing, tapi seseorang yang dah lama ada... Bakal suami yang dia tak pernah pandang sebagai "kemungkinan". Tapi lelaki itu hadir dengan keikhlasan, bukan janji palsu. Dia yang dulunya dianggap 'sekadar kawan', akhirnya jadi penyembuh. Sekarang, dia tak menoleh ke belakang lagi. Anaknya tak menangis seperti dulu. Dan dia? Sudah pun mula bahagia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines