Gelang Takdir Putih
Hikaila Bilqisyah, atau yang akrab disapa Hika, adalah remaja perempuan berusia lima belas tahun yang memiliki kecantikan yang tak biasa. Ia berwajah manis dengan kulit putih, hidung mancung, serta rambut hitam panjang yang berkilau. Namun, daya tarik utamanya terletak pada sepasang matanya; iris berwarna merah jambu yang menawan, sanggup membuat siapa pun yang menatapnya merasa kagum.
Sayangnya, keunikan itu justru menjadi awal dari luka. Selama tiga tahun menduduki bangku SMP, penampilan Hika terus menjadi sasaran ejekan karena dianggap berbeda dari orang kebanyakan.
"Lari, ada nenek sihir!" teriak mereka setiap kali ia lewat.
"Anak aneh," bisik yang lain dengan nada meremehkan.
"Jangan dekat-dekat, nanti kamu bisa bernasib sama dengan dia," pernyataan-pernyataan menyakitkan yang selalu menghujam telinganya.
Selama tiga tahun penuh, Hika terpaksa menelan semua hinaan itu sendirian, bertahan di tengah pengucilan hanya karena terlahir dengan keunikan yang tak dipahami oleh teman-temannya. Kini, hari kelulusan akhirnya tiba, menandai berakhirnya masa-masa penuh intimidasi tersebut.
Namun.. tanpa sekalipun orang tau. Hika bukanlah anak biasa.
Ia mempunyai kekuatan, Gelang Takdir.