Langit di Mata Ibu

Langit di Mata Ibu

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 22, 2026
Pagi selalu datang dengan aroma yang sama. wangi tumisan bawang dari dapur, berpadu dengan suara sendok yang beradu pelan di atas wajan. Dulu, itu tanda bahwa Ibu sudah lebih dulu menyapa hari, lebih dulu menyalakan kehidupan. Di matanya, setiap pagi adalah berkah, sekeping langit biru yang harus disyukuri meski kadang diselimuti awan. Aku sering melihatnya menatap langit dari jendela dapur, sambil tersenyum kecil seolah berbicara dengan sesuatu yang hanya ia pahami. "Langit tak pernah marah," katanya suatu pagi, "ia hanya menunggu kita belajar bersyukur." Saat itu aku hanya mengangguk, belum mengerti sepenuhnya arti ucapannya. Kini, setelah ia tiada, kata-kata itu bergaung pelan setiap kali aku menengadah-seakan langit yang kulihat adalah bayangan matanya sendiri. Aroma masakannya kini hanya hidup di ingatan. Tak ada lagi langkahnya yang tergesa di lantai dapur, tak ada lagi suaranya yang memanggil lembut. Tapi setiap kali cahaya pagi menyusup lewat jendela, aku merasa ia masih di sana-mengaduk kehidupan dengan sabar, menata hari-hari kami dengan cinta yang tak pernah habis. Di langit itu, aku masih bisa melihat matanya-hangat, teduh, dan seolah berkata: aku tidak pernah benar-benar pergi.
All Rights Reserved
#17
tentangibu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unexpectedly Yours
  • Stealing My Husband
  • My Step Mom? [END] ✔️ - REVISI
  • Dua Langit Berbeda
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • MOTHER
  • ATMA FATAMORGANA
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)

Berencana untuk bersenang-senang di pulau Bali bersama sang sahabat justru berubah menjadi petaka bagi Btari. Bersenang-senang hanya bersama Lula di pulau Bali adalah rencana awal Btari. Namun rencana itu berubah ketika Lula mengatakan tentang keikutsertaan Abrian Satya, Kakak dari perempuan itu, dalam perjalanan liburan mereka ke Bali. Dan selama tiga hari menghabiskan waktu untuk bersenang-senang di bali, tidak ada hal janggal yang terjadi; Abri dengan pekerjaannya, sementara Btari dan Lula dengan liburan mereka. Hingga tepat satu malam sebelum kepulangan mereka ke kota asal, tiba-tiba rasa penasaran Btari dan Lula membawa mereka untuk mencicipi minuman beralkohol yang belum pernah mereka cobai selama hidup 27 tahun lamanya. Dan di malam itu pula Btari mengalami titik balik yang sebelumnya tak pernah perempuan itu bayangkan, dimana kecerobohannya membawa dirinya dan Abrian Satya dalam skandal besar yang mengharuskannya menikah dengan pria itu dan menjadi kakak ipar bagi sahabatnya sendiri. *** "Memang Mas bisa apain aku kalau aku cuma pakai bra sebagai atasan? Bukannya Mas sendiri yang ngomong kalau Mas nggak bakal nyentuh aku?" "Seharusnya saya yang tanya, kamu mau di apakan sama saya sampai-sampai hanya memakai bra seperti itu? Mau saya sentuh? Kenapa? Sentuhan tangan kamu sendiri kurang?" *** Unexpectedly Yours peachyjaelove16 Start: 7-11-2025 Finish:‐

More details
WpActionLinkContent Guidelines