Keindahan Diriku yang Membunuhku

Keindahan Diriku yang Membunuhku

  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 11, 2025
Aku terlahir dengan mata biru yang berkilau seperti permata. Tapi setiap kali aku membukanya, dunia di sekitarku hancur-karena semua yang kulihat berubah menjadi berlian. Mereka menyebutku keajaiban, padahal aku hanyalah kutukan yang berjalan. Kini, semua orang menginginkanku... bukan karena siapa aku, tapi karena mata ini. (Yuk, tinggalkan komentar positif di cerita ini! Komentar kalian bikin aku makin semangat menulis.)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perfect Mom, Perfect Wife
  • Perfect Antagonist (end)
  • MORGAN
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Trapped in a Psycopathic Novel
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • When The Villain Looks at Me [END]
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]

♧♧♧ Satu malam merubah segalanya. Jiwa Ellera, seorang wanita dewasa berusia 34 tahun dengan naluri keibuan yang kental sebagai mantan guru TK, terlempar ke dalam raga Elleana Althea De Luca. ​Ia bukan sekadar sosialita, ia adalah ibu dari calon antagonis kejam dalam novel yang baru saja Ellera baca. Elleana yang asli telah membangun tembok es selama bertahun-tahun, menyiksa anak dan suaminya dengan kedinginan yang tak masuk akal. ​Sebagai jiwa yang baru, Ellera tidak gentar menghadapi kebencian Xavier, putra kecilnya yang menganggapnya orang asing. Namun, tantangan terbesarnya bukanlah sekadar mencairkan hati sang putra, melainkan menghadapi perubahan drastis sang suami, Haddes Maximilian De Luca. ​Pria yang semula sedingin kutub utara itu perlahan luluh, bahkan bertransformasi menjadi sosok yang sangat posesif dan manja. ♧♧♧ • start • 7 mar 26 •

More details
WpActionLinkContent Guidelines