Stay or Leave [TAMAT]

Stay or Leave [TAMAT]

  • WpView
    Membaca 463
  • WpVote
    Vote 171
  • WpPart
    Bab 42
WpMetadataReadLengkap Sel, Des 16, 2025
Ata, tiga puluh delapan tahun dan lelah. Ia hanya ingin tenang-sampai Ravi datang. Dua puluh lima tahun. Wajah muda, tatapan yang tak tahu batas. Dalam ruang kantor yang dingin, satu senyum kecil berubah jadi bencana yang tak bisa dihentikan. Cinta mereka tumbuh di antara rasa bersalah dan kebohongan. Ravi mencintai Ata dengan cara yang terlalu dalam, terlalu gelap, terlalu menuntut. Sementara Ata, yang semula ingin pulih, justru menemukan dirinya terikat pada luka yang ia tahu akan membunuhnya perlahan. Karena beberapa cinta bukan untuk dimenangkan-hanya untuk disesali. Stay or Leave adalah kisah tentang perempuan yang mencoba melepaskan cinta yang mengikatnya seperti belenggu, dan lelaki yang tak sanggup membiarkannya pergi. "Jika cinta ini salah, mengapa justru yang benar terasa seperti mati?" ~~~ Ini hanyalah kisah yang lahir dari imajinasi. Jika ada yang terasa akrab, mungkin karena setiap luka dan cinta memang memiliki wajah yang mirip. Segala kesamaan nama, tokoh, atau tempat hanyalah kebetulan, bukan cermin dari siapa pun yang hidup di dunia nyata. Maka, mari bersama-sama kita nikmati kisah Ata dan Ravi dalam Stay or Leave yang aku ikutkan dalam event menulis Cupid Romance Challenge, 40 hari menulis cinta versimu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#3
cupidromancechallenge
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bad Boy VS Stubborn Girl
  • Bulan Merah Darah
  • 3 WISHES
  • [COMPLETED STORY] The Truth Desire : #02. BII Series.
  • Rendezvous : Reaching You Again
  • Met In 1946 [COMPLETED]
  • JAYANEGARA ✓
  • DANDELION
  • Seventy Eight Pages ✔
  • Walking Towards Me [COMPLETED]
  • Batas Henti
  • Heaven on Earth
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • KARMA PHALA (TAMAT)
  • Beauty and The Stone
  • Love in Paris (Lizzie's Story-Completed) [#Wattys 2018]
  • Blossom of Betrayal [END]
  • Princess and the Beast
  • Erotomania [Tamat]
  • Game On, Hearts! [END]

"Udah tiga bulan kita duduk sebangku dan semakin lama gue semakin muak dengan tingkah lo!" ucap Fely dengan kesal. Dia melepaskan dengan paksa earphone yang masih terpasang di telinga Neron. "Lo sering cabut pelajaran pasti gue yang diintrogasi dan berujung gue yang disuruh nyari lo, walaupun akhirnya pasti ga bakalan ketemu. Lo yang selalu berbuat onar di sekolah dan berujung kelas kita yang dicap ga baik oleh guru. Lo yang sering banget ngerokok di dalam kelas, ini hal yang paling gue benci. Karena apa? Please deh, lo bukan anak SD yang harus gue jelasin kalau perokok pasif lebih bahaya daripada perokok aktif. Lo ngerokok secara ga langsung lo membunuh semua orang yang ada disekitar lo. Kalau mau mati, mati aja ga usah ngajak orang lain." Fely menarik nafasnya panjang lalu menghembuskannya. "Menurut lo ngerokok itu buat apa? Gaya-gayaan? Pengen dibilang keren? Gue mewakili sebagian besar perempuan, pria ngerokok itu sama sekali ga keren. Lo bau, penampilan lo berantakan, lo bodoh, dan yang lebih parah lo terlihat seperti pria yang ga baik." Neron melirik ke arah Fely, dia mengambil earphonenya. "BACOT!!!" Jawabnya dengan penuh penekanan. Neron mengalihkan pandangannya sambil memasangkan kembali earphone ke telinganya. Fely yang melihat itu langsung menarik kembali earphone itu. "Gila ya, gue ngomong panjang kali lebar kali tinggi lo cuma jawab dengan satu kata," Fely tersenyum simrik, dia mendekatkan wajahnya dan berbisik tepat ditelinga Neron. "Emang ya, lo ga jauh lebih baik dari kata sampah masyarakat."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan