Tidak ada yang benar-benar mengajarkan kita bagaimana menjalani hidup setelah usia dua puluh lima.
Dunia hanya menuntut kita untuk terus berjalan, terus kuat, terus bertahan-meski kadang hati sudah terlalu lelah untuk melangkah.
Di usia dua puluh delapan, Aruna Ayu Kinasih tampak memiliki hidup yang diimpikan banyak orang. Karier mapan di perusahaan konsultan ternama, apartemen di tengah hiruk-pikuk kota, dan masa depan yang terlihat pasti. Namun di balik semua itu, ia diam-diam tenggelam dalam kelelahan, tekanan, dan kesepian yang tak pernah sempat ia akui.
Sebagai anak pertama, Aruna memikul tanggung jawab besar untuk keluarganya di desa. Ia bertahan demi membantu biaya kuliah adik-adiknya dan memenuhi harapan yang tak pernah terucap. Hingga sebuah kasus besar di perusahaan tempatnya bekerja menyeretnya ke pusaran konspirasi, pengkhianatan, dan rahasia kelam yang mengubah seluruh hidupnya.
Di tengah kekacauan itu, hadir Raka, lelaki dengan masa lalu rumit dan luka yang tak kalah dalam. Bersama, mereka terjebak dalam pertarungan melawan kekuasaan, ambisi, dan bayang-bayang masa lalu yang perlahan mengungkap luka lama.
Sebuah ledakan tragis merenggut nyawa, mematahkan banyak hal, dan memaksa Aruna menghadapi satu pertanyaan yang selama ini ia hindari:
Apa arti pulang yang sebenarnya?
Saat kota tak lagi terasa seperti rumah, dan semua yang dibangun perlahan runtuh, Aruna harus memilih:
tetap bertahan dalam hidup yang melelahkan, atau kembali pada tempat yang pernah ia tinggalkan demi menemukan dirinya yang hilang.
Langkah Pulang adalah kisah tentang luka, kehilangan, keluarga, pengampunan, dan perjalanan menemukan bahwa pulang bukan selalu tentang kembali ke sebuah tempat-
melainkan tentang menemukan ruang di mana hati akhirnya bisa beristirahat.
All Rights Reserved