YAA!! UNNIE | [On Going]

YAA!! UNNIE | [On Going]

  • WpView
    Bacaan 197,111
  • WpVote
    Undian 23,400
  • WpPart
    Bahagian 71
WpMetadataReadCerita Lengkap Jum, Jul 3, 2026
" Ini unnie kami? kau tidak salah ambil appa?" Choi Ian " Dia kurus sekali, apa dia tidak pernah makan?" Choi Anna " Dmn appa menemukannya?" Choi Juun " Unnie ku bertambah?, memiliki 6 unnie saja aku sudah hampir gila" Choi Yena " Terserah, asal dia tidak berisik seperti Anna dan Ian" Choi Yuha " Tidak pernah kubayangkan punya unnie sepertinya" Choi Stella " Aku tidak ingin memiliki unnie appa, kenapa kau membawa nya kesini" Choi Jiwoo. " Mianhe sudah masuk kedalam kehidupan kalian, aku akan pergi." Choi Carmen
Hak Cipta Terpelihara
#220
bully
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Rumah Kedua
  • Badass Oldest Sister
  • 7+1 HATI YANG BELUM UTUH
  • Mama Muda
  • Hearts2Hearts~Carmen Unnie (Season 2)
  • CAHAYA YANG TERSISIH
  • DEAR UNNIE  [END]
  • The Chaos We Call Home | Hearts2Hearts ♡
  • Rags & Riches💸 || END
  • 7 Hati Untuk Carmen

Carmen belajar bertahan dalam diam, menyimpan luka dan kelelahan di balik senyumnya. Demi melindungi satu-satunya rumah yang pernah ia miliki. Namun takdir merenggut rumah itu lebih dulu. Suho, satu-satunya tempat ia pulang, pergi untuk selamanya. Dan ketika Carmen mengira rasa kehilangan adalah luka terbesarnya sebuah kebenaran tentang dirinya sendiri terungkap cukup untuk membuatnya mempertanyakan arti hidup yang selama ini ia pertahankan. Rumah barunya tak pernah kekurangan cahaya. Tawa ada di meja makan, suara langkah saling menyusul di lorong-lorongnya. Ayah dan Ibunya memanggilnya pulang, menyebutnya keluarga, merentangkan tangan tanpa ragu. Namun bagi Carmen, rumah ini adalah tempat yang harus ia pelajari perlahan. Bukan karena ia tak diterima melainkan karena hatinya terlalu lama hidup tanpa "pulang". Di balik kehangatan itu, ada jarak yang belum terjembatani antara dia dan adik- adiknya. Dan Carmen bertanya dalam diam. Apakah cinta yang datang terlambat masih bisa terasa seperti rumah?

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi