We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Yang Tak Terucap Diantara Kita

Yang Tak Terucap Diantara Kita

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 8, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di balik lembaran tugas akademik dan teori psikologi, Katrina menyimpan niat yang tidak sepenuhnya murni. Ketika dosen menugaskannya meneliti tentang seksualitas di kalangan mahasiswa, ia memilih Christy, mahasiswi seni rupa yang misterius, berani, dan dikabarkan "berbeda." Bagi Katrina, ini hanyalah penelitian. Alasan profesional - atau setidaknya begitu ia yakinkan dirinya sendiri. Namun semakin lama ia mendekati Christy, semakin samar batas antara rasa ingin tahu dan sesuatu yang jauh lebih dalam. Christy, dengan sikapnya yang tenang dan gaya berpakaian yang nyentrik tapi menawan, menjadi teka-teki yang tak bisa diselesaikan lewat teori mana pun. Sementara Katrina, dengan logika yang tajam dan hati yang menyangkal, perlahan terseret dalam dunia yang tidak pernah ia rencanakan untuk pahami.
All Rights Reserved
#922
jkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines