The Circle That Could Never Mend.

The Circle That Could Never Mend.

  • WpView
    LECTURAS 69
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 8, 2025
20 siswa/i berada di kelas yang sama, mereka adalah murid terpintar di sekolah Art Soul. Banyak kelas lain yang iri dengan kepintaran mereka, dari akademik atau non akademik. Namun banyak juga siswa/i lain yang jatuh cinta pada ketampanan atau kecantikan mereka, dan di kelas tersebut ada satu circle yang terkenal. Yang terdiri atau 8 anggota, awalnya mereka damai. Hingga akhirnya satu dari mereka adalah ular, yang menyebabkan mereka berpecah belah dan tak pernah bisa bersatu kembali.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [ON GOING]
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • Boys In The Kost
  • KELUARGA ATMODJO
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)

Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido