Flower Sedative

Flower Sedative

  • WpView
    Reads 973
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 28, 2026
WpInfo
Fanfic
Original Character (OC)
Science Fiction
Pandemic
Social Themes
Karena tugas mereka menemukan keberadaan Xabel, empat mantan narapidana akhirnya dipaksa bekerja untuk Terton, sebuah agen khusus yang dibentuk setelah Flower Sedative menewaskan ribuan orang. Edonel Xabel Verivos, dokter sekaligus pencipta obat tersebut, telah dinyatakan meninggal dunia selama bertahun-tahun. Namun sebuah rekaman terakhir darinya mengungkap kebenaran mengerikan bahwa Flower Sedative memiliki efek samping mematikan yang baru muncul setelah beberapa tahun, tanpa penawar yang diketahui. Bahkan mereka harus menemukan Xabel dan membawanya kembali dalam keadaan hidup. Namun semakin jauh mereka menyelidiki hilangnya sang dokter, semakin banyak kejanggalan yang mereka temukan. Bukti kematian Xabel ternyata tidak sesederhana yang diberitakan, sementara penelitian Flower Sedative menyimpan rahasia yang sengaja dihapus dari sejarah. Kini mereka harus menemukan Xabel sebelum kematian berikutnya terjadi. Tetapi bagaimana jika Xabel bukan korban? Bagaimana jika selama ini dia justru bersembunyi karena mengetahui siapa dalang di balik Flower Sedative? Dan bagaimana jika penawar yang mereka cari ternyata memiliki harga yang lebih mengerikan daripada kematian itu sendiri?
All Rights Reserved
#2
agen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AGAM [terbit]
  • SEPTIHAN
  • ANNA (daily up)
  • [✔] 1. DEAR J
  • MY PERFECT SUAMI
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • THEORUZ
  • GRAZIANO
  • Possessive Badboy [END]
  • ANTARES

Mari follow terlebih dahulu 💋 *** Leyla termangu sesaat. Sebuah pistol di todongkan tepat di keningnya. "Masih mau bermain-main, hm?" Yang di tanya pun menggeleng cepat. "Berikan senjata itu!" Perintah Agam. Dengan patuh Leyla mengeluarkan pistol tersebut dari dalam tas. Ia tidak langsung memberikan senjata itu pada pria menyeramkan ini. Entah keberanian dari mana, Leyla malah balik menodongkan pistol itu ke arah Agam. Dorr Satu peluru lolos mengenai dada Agam. Bukannya kesakitan, ia malah terkekeh membuat Leyla kebingungan. "Gadis bodoh!" Dengan gerakan cepat diambilnya senjata itu dari tangan gadis tersebut. "Masih mau bermain-main ternyata," ucap Agam menampilkan senyum smirk nya. Leyla sendiri sudah tak sadarkan diri akibat aksi bodohnya barusan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines