Bunga Layu Yang Kupetik

Bunga Layu Yang Kupetik

  • WpView
    Leituras 8
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, nov 9, 2025
Cinta bagi Ken begitu Absurd. Kemaren barusaja di-ghosting, sekarang sudah menikah, dan barusaja bertengkar dengan istrinya. Hampir tiada waktu bagi Ken mencernanya. Alifa- istrinya, sedang sibuk menyiapkan pendidikan putrinya. Ken, istrinya, atau siapapun itu harus cepat menyatu dengan keadaan. SHIT, masalah masih terus datang. Begitu banyak, padahal ia ingin bersantai, memainkan musik, memasak, atau hobi lainnya, seperti dulu. Lalu, apa gunanya cinta dihidup ini? Rasanya, sama saja.
Todos os Direitos Reservados
#20
quarterlifecrisis
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo