Married By Logic

Married By Logic

  • WpView
    LETTURE 534
  • WpVote
    Voti 83
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, dic 9, 2025
Alexa dan Zach sudah berteman sejak mereka masih sangat kecil. Mereka selalu ke mana-mana berdua hingga SMA, sebelum Alexa kuliah di Berkeley dan Zach di London. Saat kuliah itulah, mereka sama-sama jatuh cinta dengan orang lain dua kali, diselingkuhi dua kali, dan patah hati parah juga ama-sama dua kali. Saat kembali ke Indonesia, mereka sama-sama sadar satu hal: kalau pernikahan itu untuk mencari teman hidup, dan mereka sudah lelah trial and error, kenapa tidak menikah dengan satu sama lain saja? Mereka sudah 100% kenal dengan karakter masing-masing. Mereka tahu dengan pasti mereka tak akan pernah saling meninggalkan. Dan rasa kasih sudah ada sejak dulu, karena ya, mereka memang sedekat itu. Tapi apakah ini menjamin hubungan mereka akan berjalan selancar jalan tol? Tidak juga. Emosi aneh yang dulu tak pernah ada. Rasa takut kehilangan yang mendadak menghantui. Dan resah yang ada saat mereka bertengkar atau sekedar tak saling bertemu. Friends to lovers, Jenselle version. More importantly, my version.
Tutti i diritti riservati
#161
jenselle
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Nala dan Mas Juragan
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Cerita ini ada di paijo juga. --- Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti