Terlahir Kembali (Pdf Version)

Terlahir Kembali (Pdf Version)

  • WpView
    Reads 28,663
  • WpVote
    Votes 2,867
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 5, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Isekai and Reincarnation
[13+]Christy Wijaya, anak kecil berusia 12 tahun yang hidup megah sebagai putri bungsu keluarga Wijaya. Namun kehidupan megah dan penuh cinta keluarga itu harus musnah. Keluarga Wijaya menemukan putri kandung mereka setelah mengetahui kalau putri kandung mereka tertukar. Di hari itu juga, saat putri kandung keluarga Wijaya kembali. Christy langsung di buang ke kampung kanibal. (LENGKAPNYA DI PDF, CHAT WA YANG ADA DI BIO WATTPAD!) [SLOW UPDATE]
All Rights Reserved
#11
ch2
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • A Family of Villains
  • "Transmigrasi Menjadi Kasim? Sistem Memaksaku Melahirkan Sepuluh Pangeran!"
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Aveline Beyond Her Fate
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Sin of The Villainess
  • My First Life, Rewritten

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines