Kurasi Rasa, Di Usia Kepala Tiga (TAMAT)
"Ada yang datang membawa debaran, ada yang menawarkan ketenangan, dan ada yang sekadar mampir untuk menjadi kenangan."
🍂
Di usia tiga puluh, hidupku terlihat baik-baik saja.
Pekerjaan tetap, penghasilan cukup, dan rutinitas yang berjalan sebagai mana mestinya.
Aku terbiasa hidup sendiri sejak lama. Tumbuh dari keluarga yang tidak benar-benar utuh membuatku belajar kalau bergantung pada orang lain hanya akan berakhir mengecewakan.
Sampai beberapa orang datang... dan mengacaukan semuanya.
Seseorang datang dan memeluk lukaku, membuatku merasa dicintai untuk pertama kalinya.
Lalu yang lain hadir mengajariku bahwa kenyamanan tidak selalu datang dengan debaran.
Namun ada satu yang justru menyadarkanku, kadang seseorang bisa tetap kita cintai, meski bukan dia tempat kita pulang.
Di antara riuh rendah kehadiran mereka, aku dipaksa mencari tahu: apakah aku memang ditakdirkan menemukan "rumah", atau ini hanya cara semesta melatihku agar tidak takut lagi berjalan sendirian?
Ini cerita tentangku.
Tentang kehilangan, tumbuh, dan pelan-pelan belajar memahami diri sendiri.