Chasing Echoes

Chasing Echoes

  • WpView
    Reads 68,557
  • WpVote
    Votes 2,691
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 16, 2017
Kejarlah rencana-rencana jangka panjangmu yang ingin kau realisasikan. Kalau daftarnya sudah habis, kembali ke sini. - Arfa Kamu terlalu berkompromi. Tak ada kekhawatiran hidup bersamamu. Tapi itu yang membuatku semakin khawatir. Aku bukan manusia penghamba cinta. Tapi makhluk sosial mana yang mampu menolak cinta? Aku khawatir kamu tidak bisa memberikannya. Karena terlalu tenang hidup bersamamu. Aku ingin pergi sebentar. Mencari makna lain kebahagiaan. Apakah aku akan kembali? Kita lihat saja nanti. Eh, memangnya kamu perduli? - Airedeta Copyright © 2015 by nauraini
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mengikat Hati [✓]
  • Branches Growing on the Earth as One [completed]
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Finding a Soulmate
  • Trial & Error
  • DikaRanggi
  • May I Love You?
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]

Paradisha dan Arvasatya. Dua manusia yang disatukan dalam ikatan pernikahan melalui sebuah perjodohan yang direncanakan oleh orang tua mereka. Perjodohan di kalangan mereka adalah hal yang biasa. Pasangan mereka ditentukan agar mereka memiliki pasangan yang berasal dari kelas sosial yang sama. Pernikahan mereka juga menjadi jaminan atas kerja sama bisnis yang terjalin, agar kedua belah pihak tidak saling melepaskan diri dari ikatan kerja sama itu dan saling membantu satu sama lain. --- "Aku mau seorang anak dari pernikahan ini" Kata-kata itu membuat Arva terkejut. Paradisha. Perempuan ini sebelumnya mengatakan jika ia bebas melakukan apapun di pernikahan ini. Lalu sekarang meminta seorang anak dari pernikahan yang akan mereka jalankan. Bukankah itu terlihat tidak sinkron? "Kamu ingin mengikatku dengan kehadiran seorang anak?" Itu yang dipikirkan Arva. Percakapannya malam itu dengan Disha menunjukkan jika perempuan ini terlihat tidak masalah dan terima-terima saja dengan pernikahan mereka. Perempuan itu mungkin saja memang menginginkan pernikahan ini. Pemikiran itu memang sedikit tidak masuk akal. Tidak ada alasan yang membuat Paradisha menginginkan pernikahan ini selain titah orang tua. ©reduyerm 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines