
Raya Arunika, anak yatim yang semasa kecilnya hidup dibantu oleh tetangganya. mereka merawat dan membesarkannya seperti anak mereka sendiri -yang kemudian Raya menyebutnya dengan hutang budi. kepelikan yang ia alami membuatnya tumbuh menjadu pribadi yang tertutup. Hingga kemudian ia bisa terbuka secara naturan berkat sosialnya. Motto hidup Raya, harus bisa berdiri di kaki sendiri, bersandar pada orang lain adalah awal kehancuran. Mamanya meninggalkan setumpuk Diary yang isinya seperti panduan hidup untuk Raya. - Hariz hidup dalam kondisi lingkungan keluarga yang disfungsional. Ibunya (Mamak) selalu merundungnya. Menyiksanya tanpa ampun. Ibunya paling bahagia jika Hariz menderita di tangannya sendiri. Penderitaan Hariz adalah kepuasan batinnya. Kedua saudaranya turut serta membully agar tidak menjadi sasaran selanjutnya. Bapaknya menutup mata atas penyiksaan yang Hariz alami. Hariz ingin keluar dari keluarga itu, namun ia terus-terusan ragu. - Cerita fiksi ini menceritakan tentang perjalanan dua tokoh utama, Raya dan Hariz yang memperjuangkan hidupnya. DISCLAIMER!!! Cerita ini dapat memicu trauma atau ketidaknyamanan pembaca.Todos os Direitos Reservados
1 capítulo